Sedikit Renungan……….

Waktu itu jam dinding menunjukkan pukul 19.08 menit ketika saya baru pulang karena ada suatu urusan yang harus diselesaikan. Seperti biasa saya langsung mandi dan gosok gigi, he…he… Pas lagi nonton TV, anak saya yang masih duduk di kelas 4 SD bertanya kepada saya: “Pah,… Indonesia itu termasuk negara berkembang ya?” Saya jawab: “iya”. Kirain anak saya ga akan nanya lagi, eh malah nanya lagi. “Kenapa sih pah, negara kita ini dari dulu jadi negara berkembang terus, terus kalo negara kita ini jadi negara berkembang berarti ada negara maju dong?” Waduh suatu pertanyaan yang menggelitik sekaligus mengherankan. “Kenapa anak kecil bisa bertanya seperti itu ya, kaya di kampus aja,” begitu pikir saya.

Negara berkembang adalah negara yang rakyatnya memiliki tingkat kesejahteraan atau kualitas hidup taraf sedang atau dalam perkembangan. Sedangkan negara maju adalah negara yang rakyatnya memiliki kesejahteraan atau kualitas hidup yang tinggi.

Beberapa ciri yang membedakan antara negara maju dengan negara berkembang adalah sebagai berikut:

1.  Pendapatan per kapita penduduk

Pendapatan per kapita penduduk pada hakikatnya mencerminkan tingkat kemakmuran dan kemajuan suatu negara. Di negara-negara maju pendapatan penduduk per kapita tinggi, sedangkan di negara berkembang pendapatan per kapita penduduk lebih rendah daripada negara maju.

Bagi Indonesia, pendapatan per kapita sebesar US$ 3.716 pada akhir tahun 2011, merujuk pengumuman Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP), mencerminkan tingkat pendapatan yang mencapai Rp 3 juta lebih sebulan bagi setiap penduduk Indonesia. Laporan UNDP tersebut menggunakan kombinasi data dari Dana Moneter Internasional (IMF), Bank Dunia, dan Divisi Statistik PBB (UNSD). Perhitungan yang dipakai, pendapatan nasional bruto (GNI) Indonesia naik dari US$ 1.318 pada 1980 menjadi US$ 2.007 pada 1990, kemudian US$ 2.478 pada 2000, dan US$ 3.544 pada 2010.

Walaupun demikian, Indonesia masih tertinggal dari Malaysia, karena negara itu pada 1980 telah memiliki GNI US$ 4.722, sehingga saat ini pendapatan per kapitanya mencapai U$ 13.685. Thailand kini memiliki pendapatan per kapita US$ 7.694. Di Asia Tenggara, Indonesia masih lebih baik dari Filipina dan Vietnam yang masing-masing memiliki pendapatan perkapita US$ 3.478 dan US$ 2.805. Indonesia kalah dengan Malaysia dan Thailand karena jumlah penduduk Indonesia jauh lebih besar dari kedua negara tetangga tersebut.

2.  Pertumbuhan penduduk

Pertumbuhan penduduk adalah suatu wilayah dapat diartikan sebagai bertambah dan berkurangnya jumlah penduduk suatu wilayah disebabkan faktor-faktor tertentu. Di negara maju umumnya pertumbuhan penduduk sangat kecil. Umumnya orang tua hanya menginginkan jumlah anak sedikit (1 atau 2 anak aja), selain itu angka kematian di negara maju lebih besar daripada angka kelahiran. Berkebalikan di negara berkembang yang memiliki tingkat pertumbuhan penduduk tinggi. Pertumbuhan penduduk yang tinggi memerlukan ketersediaan sumber daya alam yang besar pula. Jika sumber daya alam dan jumlah penduduk tidak seimbang maka yang terjadi adalah kehidupan penduduk yang kurang sejahtera. Inilah yang terjadi di negara berkembang, bahkan negara miskin.

3.  Jumlah tenaga kerja

Di negara maju, kesempatan kerja lebih terbuka dan beragam daripada di negara berkembang. Industri di negara maju sangat berkembang, hal ini memungkinkan kegiatan penduduk banyak terkait dengan kegiatan industri ini. Di negara berkembang, kegiatan ekonomi penduduk lebih banyak terserap di sektor pertanian (termasuk perkebunan) dan perikanan/sebagai nelayan.

4.  Angka harapan hidup

Di negara maju, pelayanan kesehatan dan taraf ekonomi baik sehingga menyebabkan penduduknya tumbuh dan berkembang dengan baik. Membaiknya kesehatan dan perkembangan tubuh menjadikan tingkat harapan hidup yang lebih baik pula. di negara maju angka harapan hidup warganya sekitar 60 tahun ke atas, sedangkan di negara berkembang angka harapan hidup warganya rata-rata di bawah 60 tahun. Hal ini tentu saja berkaitan dengan tingkat pelayanan kesehatan dan taraf ekonomi yang ada.

5.  Mata pencaharian dan pemanfaatan lahan

Di negara-negara berkembang, sebagian besar mata pencaharian penduduk adalah di sektor pertanian. Pemanfaatan lahan sebagian besar digunakan untuk sawah, perkebunan, tambak, dan hutan. Umumnya lahan yang tersedia masih luas dan termasuk negara agraris, contohnya Vietnam yang 80% penduduknya bekerja di bidang pertanian Keadaan seperti di atas tidak ditemui di negara maju. Di negara maju, sebagian besar penduduknya bekerja di sektor industri yang sangat beragam, seperti industri elektronik, mesin-mesin, dan sebagainya.

Sumber:

http://blog.suhermanto.com/2012/06/negara-maju-dan-negara-berkembang.html

http://fitri34.blogspot.com/2012/05/pendapatan-perkapita-masyarakat.html

http://bub-e.blogspot.com/2012/07/indikator-negara-maju-dan-negara.html

Pos ini dipublikasikan di Coretanku. Tandai permalink.